Tutorial Terminal Lanjutan #8 - Transfer File Aman dengan scp dan rsync – Kirim Data ke Mana Saja! 📦

Halo, kurir data digital! 🚚
Bayangkan kamu punya file penting di laptop, tapi butuh di server AWS. Atau sebaliknya: log error di server harus disimpan di komputermu untuk dianalisis.

Di dunia grafis, kamu mungkin pakai USB atau email. Tapi di Terminal, ada cara yang lebih cepat, aman, dan otomatis:

scp → salin file aman via SSH
rsync → sinkronisasi cerdas (hanya kirim perubahan!)

📦 Analogi Sederhana:
- scp = mengirim paket pos biasa (kirim semua isi)
- rsync = kurir pintar yang hanya bawa barang baru atau yang berubah

1. scp – Salin File Aman via SSH

Karena scp bekerja di atas SSH, semua transfer terenkripsi — aman dari penyadapan!

Sintaks Dasar:

scp [sumber] [tujuan]

Contoh: Kirim File ke Server Remote

scp laporan.pdf ubuntu@54.201.123.45:/home/ubuntu/

Artinya: kirim laporan.pdf ke folder home di server AWS.

Contoh: Ambil File dari Server

scp ubuntu@54.201.123.45:/home/ubuntu/log.txt ./

Artinya: ambil log.txt dari server, simpan di folder saat ini (./).

Opsional: Salin Folder Rekursif

scp -r ~/Dokumen ubuntu@server:/backup/

Opsi -r = rekursif (salin seluruh isi folder).

2. rsync – Sinkronisasi Cerdas & Efisien

rsync tidak hanya menyalin — ia membandingkan file dan hanya mentransfer yang berbeda. Ini menghemat waktu dan bandwidth!

Sintaks Dasar (via SSH):

rsync -avz -e ssh [sumber] [tujuan]

Penjelasan opsi:

  • -a = archive mode (pertahankan izin, struktur, dll)
  • -v = verbose (tampilkan proses)
  • -z = kompresi (lebih cepat untuk koneksi lambat)
  • -e ssh = gunakan SSH untuk enkripsi

Contoh: Backup Folder ke Server

rsync -avz -e ssh ~/Proyek ubuntu@54.201.123.45:/backup/

Jika dijalankan lagi besok, hanya file yang berubah yang dikirim!

Contoh: Sinkronisasi Dua Arah (Hati-hati!)

rsync -avz --delete -e ssh ~/catatan/ ubuntu@server:/catatan/

Opsi --delete akan menghapus file di tujuan jika tidak ada di sumber — pastikan kamu benar-benar ingin ini!

⚠️ Tips Keamanan & Efisiensi:
- Gunakan scp untuk transfer sekali jadi.
- Gunakan rsync untuk backup rutin atau deploy aplikasi.
- Pastikan kunci SSH sudah diatur agar tidak diminta password berulang!
- Selalu uji dengan opsi --dry-run dulu:
rsync -avn --dry-run ... → lihat apa yang akan terjadi tanpa eksekusi.

Latihan Praktis: Backup Otomatis ke Server Lokal

Jika punya dua komputer di jaringan yang sama:

  1. Buat folder latihan dengan beberapa file
  2. Kirim ke komputer lain via scp:
    scp -r latihan user@192.168.1.100:~/
  3. Ubah satu file, lalu sinkronkan dengan rsync:
    rsync -avz -e ssh latihan/ user@192.168.1.100:latihan/
  4. Cek: hanya file yang berubah yang ditransfer!

“Aku baru saja mengirim file ke komputer lain tanpa USB, tanpa email, tanpa cloud — hanya dengan satu baris perintah! Rasanya seperti teleportasi data!” ⚡

Kenapa Ini Penting untuk AWS?

Di AWS:

  • Kamu sering perlu mengunggah kode ke EC2 instance
  • Log harian harus diunduh untuk analisis
  • Backup database dikirim ke server lain secara otomatis
Dan karena tidak ada GUI, scp dan rsync adalah tanganmu di dunia remote!

Penutup

Sekarang kamu sudah bisa:

  • ✔ Mengirim file ke server dengan scp
  • ✔ Mengambil file dari server dengan scp
  • ✔ Menyinkronkan folder secara efisien dengan rsync
  • ✔ Mengotomatiskan backup dan deploy seperti profesional!

Ingat: **Data itu berharga. Dan kini, kamu punya cara aman, cepat, dan andal untuk memindahkannya ke mana saja di dunia.** 💻🌍

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال