Tutorial Terminal Lanjutan #1 - Hak Akses File dengan chmod dan chown – Siapa Boleh Baca, Edit, atau Jalankan? 🔒

Halo, penjaga keamanan digital! 🛡️
Di dunia nyata, kamu mengunci laci pribadimu agar orang lain tidak bisa melihat isinya. Di Linux, sistem punya cara serupa: **hak akses file**.

Setiap file dan folder di Linux memiliki aturan: Siapa boleh membaca? Siapa boleh mengedit? Siapa boleh menjalankan?

Dua perintah utama untuk mengatur ini adalah:
chmod → ubah izin (read/write/execute)
chown → ubah pemilik file

Mengapa Hak Akses Itu Penting?

Tanpa hak akses:

  • Siapa saja bisa menghapus file sistem
  • Program jahat bisa mengubah pengaturan penting
  • Data pribadimu tidak aman

Dengan hak akses yang tepat, sistem tetap aman, stabil, dan terkendali — apalagi saat kamu nanti mengelola server di AWS!

🔐 Analogi Sederhana:
- File = buku di perpustakaan
- Pemilik = penulis buku
- Izin = stiker “Hanya Dibaca”, “Boleh Disalin”, atau “Dilarang Disentuh”

Struktur Hak Akses di Linux

Saat kamu ketik ls -l, kamu akan melihat sesuatu seperti:

-rw-r--r-- 1 adik adik  120 Jan 10 catatan.txt

Ambil bagian pertama: -rw-r--r--
Ini dibagi menjadi 3 kelompok:

  • rw- → izin untuk pemilik (baca & tulis)
  • r-- → izin untuk grup (hanya baca)
  • r-- → izin untuk semua orang lain (hanya baca)

Simbol artinya:

  • r = read (baca)
  • w = write (tulis/edit)
  • x = execute (jalankan — penting untuk program/script)
  • - = tidak ada izin

Mengubah Izin dengan chmod

Sintaks dasar:

chmod [izin] [nama_file]

Ada dua cara menulis izin: simbolik dan numerik.

Cara 1: Simbolik (Mudah Dipahami)

Contoh: beri izin eksekusi ke pemilik:

chmod u+x skrip.sh

Penjelasan:

  • u = user (pemilik)
  • g = group
  • o = others (lainnya)
  • a = all (semua)
  • + = tambahkan izin, - = hapus izin

Contoh lain:

chmod go-rwx rahasia.txt   # hapus semua izin untuk grup & lainnya
chmod a+r catatan.txt       # semua boleh baca

Cara 2: Numerik (Sering Dipakai di Server)

Setiap izin punya angka:

  • r = 4
  • w = 2
  • x = 1

Jumlahkan untuk tiap kelompok. Contoh:

  • 7 = 4+2+1 → rwx (baca, tulis, jalankan)
  • 6 = 4+2 → rw- (baca & tulis)
  • 5 = 4+1 → r-x (baca & jalankan)
  • 4 = r-- (hanya baca)

Contoh: izinkan pemilik penuh, grup hanya baca, lainnya tidak boleh apa-apa:

chmod 740 dokumen_penting.txt

Mengubah Pemilik dengan chown

Kadang, kamu ingin file dimiliki oleh pengguna atau grup tertentu (misal: web server).

Sintaks:

chown [pemilik]:[grup] [file]

Contoh:

chown www-data:www-data /var/www/html/index.html

Artinya: file ini sekarang dimiliki oleh pengguna www-data dan grup www-data — umum di server web.

💡 Tips Penting:
- Kamu butuh sudo untuk mengubah kepemilikan file.
- Untuk folder, tambahkan -R agar berlaku rekursif:
sudo chown -R ubuntu:ubuntu /proyek/website

Latihan Praktis: Atur Hak Akses-Mu!

  1. Buat file: touch diary.txt
  2. Lihat izin: ls -l diary.txt
  3. Beri izin hanya untuk dirimu: chmod 600 diary.txt
  4. Coba lihat sebagai pengguna lain (jika ada) — tidak bisa!
  5. Buat skrip sederhana: echo '#!/bin/bash\necho "Halo!"' > halo.sh
  6. Beri izin eksekusi: chmod +x halo.sh
  7. Jalankan: ./halo.sh
“Aku baru saja mengunci file harianku dan membuat skrip pertamaku berjalan! Rasanya seperti punya kunci ajaib untuk mengatur siapa boleh masuk!” 🔑

Kenapa Ini Penting untuk AWS?

Di server AWS:

  • Web server (Nginx) butuh izin baca ke file HTML
  • Skrip backup butuh izin eksekusi
  • File konfigurasi harus dilindungi dari akses publik
Salah atur hak akses = website error atau bahkan diretas!

Penutup

Sekarang kamu sudah bisa:

  • ✔ Membaca struktur hak akses (ls -l)
  • ✔ Mengatur izin dengan chmod (simbolik & numerik)
  • ✔ Mengganti pemilik dengan chown
  • ✔ Melindungi file-mu seperti ahli keamanan!

Ingat: **Keamanan bukan soal menyembunyikan — tapi mengatur siapa boleh melakukan apa.**

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال